Polisi malaysia : 8 orang ditangkap setelah terdeteksi mendirikan sekolah berpaham ideologi ekstremis

Polisi Malaysia: menangkap 8 orang atas tuduhan ekstremis

KUALA LUMPUR, NGABARIN.COM: Polisi Malaysia mengungkapkan pada Sabtu (6 Oktober) bahwa pasukan kontra-terorisme mereka telah menangkap delapan pria, dan tujuh di antaranya orang asing, karena mereka diduga terlibat dalam kegiatan yang dapat “mengganggu ketertiban umum dan keamanan federasi”.

Penangkapan terjadi setelah polisi menerima informasi tentang upaya menyebarkan ideologi Salafi-jihadi melalui pusat studi Islam di Asia Tenggara.

Para tersangka, yang ditangkap dalam operasi yang membentang Johor, Perlis dan Kuala Lumpur, adalah murid-murid saat ini, mantan siswa atau bagian dari staf pengajar di sekolah Islam di Perlis.

Sekolah memegang teguh ide-ide seperti pembunuhan yang diijinkan terhadap non-Muslim dan Muslim yang tidak beragama. Para tersangka juga dikatakan percaya bahwa pendidikan sekuler adalah haram, dan bahwa pria dan wanita dilarang mengenakan celana panjang.

8 ekstremis di malaysia

Menurut pernyataan itu, para tersangka memiliki hubungan dengan sekolah madrasah atau agama di Yaman yang didirikan oleh seorang ekstremis Salafi-jihadi bernama Syeikh Muqbil Hadi Al Wadi’I.

Polisi mengatakan penangkapan itu adalah bagian dari upaya untuk menahan penyebaran ideologi Salafi-Jihadi, yang mereka gambarkan sebagai “katalis” kelompok-kelompok terorisme seperti Negara Islam, Al-Qaeda, Jemaah Islamiyah, Abu Sayyaf, Boko Haram dan lain-lain. .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *